Selasa, 21 Januari 2014

History Masjid Al Anhar Kep. Kidul Yogyakarta dan RAMAH (Remaja Masjid Al Anhar)



      

MASJID AL ANHAR  
   Sebelum meletusnya G30 S PKI Keparakan Kidul mayoritas berpaham komunis (PKI). Pada tahun 1960-an dimana-mana masyarakat rata-rata mendapat kesulitan ekonomi yaitu seperti kekurangan pangan hal ini juga melanda masyarakat keparakan kidul, bahkan banyak penduduk kekurangan pangan hingga ada yang sampai terserang penyakit. Oleh karena banyak organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan yang berkunjung ke kampung Keparakan Kidul memberikan bantuan bahan pangan. Begitu juga dengan Aisyiyah cabang Mergangsan berkunjung untung memberikan bantuan pangan kepada rakyat Keparakan Kidul yang kekurangan pangan.
                Pada waktu orde baru disertai dengan meletusnya G30 S PKI kampung Keparakan Kidul merupakan daerah yang bergejolak juga. Karena sedikitnya penganut agama terutama agama Islam dan kuatnya paham komunis pada waktu itu maka tergugahlah kaum Muslim di Keparakan Kidul untuk menagkal adanya gerakan komunisme tersebut dengan menggiatkan dakwah agama Islam guna mempertebal iman manusia, lalu terbentuklah suatu keputusan dan gagasan untuk mengusahakan sarana peribadatan yaitu sebuah Masjid.
                Pada tanggal 5 April 1971 bapak Haji Zubair mewakafkan tanah tersebut yang terletak di Keparakan Kidul ke Muhammadiyah lalu dengan tanah tersebut Muhammadiyah mendirikan masjid dihimpun oleh orang-orang Muhammadiyah dan masyarakat Keparakan Kidul yang diketuai oleh Bapak KRT Djogonarpodo. Dan dengan ridho Allah SWT pembangunan masjid dilakukan pada tahun 1974 yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Bapak Djumadji Dirdjopuspito yang waktu itu beliau adalah pimpinan ranting daerah Muhammadiyah lalu jadilah pembangunan masjid yang dinamakan masjid Al-Anhar.
Karena pewakafan tanah pada waktu itu baru 100m²didorong oleh jamaah masjid yang bertambah pada waktu sholat dan  jumataan juga maka Muhammadiyah memohon pewakafan ditambah atau diperluas, hal ini secara bertahap dikabulkan sehingga menjadi 200m². Dengan tanah yang tersedia panitia pendiri masjid bapak KRT Djogonarpodo sebagai ketua dan bapak Drs. Sukarno sebagai wakil ketua mencari contoh surat permohonan yang telah dikabulkan oleh presiden yaitu di Tegal Mulyo jetis untuk digunakan membuat surat permohonan kepada Presiden RI untuk permohonan dana yang hasilnya dikabulkan oleh Presiden sebesar Rp. 1.000.000 pada waktu itu. Bantuan dana yang diberikan oleh Presiden RI tersebut digunakan untuk membangun serambi dan emper masjid Al-Anhar bagian utara.
Dengan seiringnya waktu masjid Al-Anhar dapat berkembang dengan adanya tambahan emper selatan dan perluasan tanah masjid Al-Anhar. Lalu tak disangka gempa dahsyat tahun 2006 yang meluluh lantahkan wilayah Yogyakarta dan sekitarnya membuat bangunan masjid yang kontruksinya sudah termakan usia menjadi rapuh, kemudian takmir masjid al-Anhar bersepakat untuk merenovasi ulang seluruh bagian masjid tersebut dengan membentuk panitia pembangunan masjid Al-Anhar dengan peletakan batu pertama pada tanggal 4 November 2007 oleh Walikota Yogyakarta sehingga masjid Al-anhar dapat berdiri megah, mepunyai banyak jamaah dan mampu mencetak orang-orang yang berkualitas.

PROGRAM KERJA MASJID AL-ANHAR KEPARAKAN KIDUL 
  • Pengajian Akbar rutin tiap awal bulan pada hari Rabu ba’da Isya. 
  •  Kajian setiap hari Kamis setelah ba’da shalat Magrib. 
  •  Pengajian Malam Jumat Kliwon tiap ba’da isya. 
  •  Pengobatan Gratis tiap Jum’at ba’da Ashar 2 minggu sekali yang bekerja sama dengan BAZNAS.

RAMAH (Remaja Masjid Al Anhar)


     Ramah, itulah sosok nama yang sering di ucapkan oleh oleh kalangan masyarakat luas. Sampai sekarang pun nama beliau masih sering di sebut-sebut. Ia lahir pada tanggal 24 November 1991. Dengan nama itu diharapkan dapat mencetak kader-kader remaja masjid yang supel , cerdas,kreatif dan punya wawasan luas baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan luas. Nama Ramah sendiri diambil dari kata Remaja Masjid Al-anhar. Ramah berdiri menggantikan IRMA ( Ikatan Remaja Masjid Al-anhar ), yang saat itu karena suatu hal yang di bekukan. IRMA sendiri  lahir pada tahun 1978 hingga bertahan selama 13 tahun ( 1978-1991). Pada saat itulah nama IRMA dibubarkan karena masjid menjadi sorotan masyarakat tatkala saat terjadinya pengeboman candi Borobudur. Pada saat yang bersamaan masjid al-anhar di sinyalir terkait dengan terjadinya pengeboman candi Borobudur tersebut.  Itulah sedikit tentang sejarah pergantian IRMA menjadi RAMAH. Adapun para khalifah-khalifah IRMA adalah : 
Bp. Hasanuddin ( 1978-1980 ) 
Bp. H. usman     ( 1980-1982 )
Bp. Nur hidayat ( 1982-1984 ) 
 Bp. Joko Hp        ( 1984-1986 ) 
 Bp. Alex Sofyan  (1987-1989 ) 
 Bp. Qomaruddin( 1989-1991)
Sama dengan Ramah yang sekarang, yang telah berusia 20 tahun telah mencetak kader-kader yang handal, telah berbuat untuk ummat walaupun tokoh banyak yang tak tertangani dan itu wajar bagi sebuah dari organisasi. Harapan demi harapan yang dari masyarakat, akhirnya Ramah tetap beridiri kokoh dan telah membuahkan hasil yang terbaik untuk masyarakat.
      Tahun 1992-1994 dibawah kepemimpinan Fajar sumpeno berusaha tampil exis dan kiprahnyacukup baik untuk masyarakat.
        Pada tahun 1995-1997, yang dipimpin oleh Arif suryono putro yang masih berusia muda telah memberikan warna tersendiri, dengan gaya kepemimpinannya yang telah mampu mengkonsolidasikan anggotanya. Saat itulah lahir organisasi pra remaja yang di ketuai oleh Aang, devi,dan Yugo. Sehingga mampu mencetak generasi-generasi muda. Pada saat yang bersamaan terbitlah organisasi LPMA ( Lembaga Pers Masjid Al-anhar ) yang dipimpin oleh ahmad farid dan taufiqurrohman yang menerbitkan majalah bahrul ulum dan perpustakaan masji yang di koordinir oleh pak haris dan mas udin.
        Tahun 1998-2000 Ramah di nahkodai oleh Alif soebardono, sosok yang kalem dan pendiam dalam berorganisasi ini pun juga mampu membawa Ramah lebih maju dan lebih baik di mata masyarakat.
        Tahun 2000-2002, di bawah kepimpinannya Wibowo, Ramah pun semakin solid dan dikenal masyarakat. Sosok yang energik dan berwawasan luas ini keberadaan ramah semakin mantap dan diperhitungkan. Hubungan antar senior dengan juniornya berjalan sangat harmonis sehingga mampu mencetak kader-kader remaja masjid yang professional.
Tahun 2003-2007, di bawah kepimpinanya Imam pamungkas yang biasa disapa Pamung, kekuatan Ramah semakin bertambah. Mampu mencetak generasi-generasi muda, mampu membawa Ramah semakin maju dan solid. Dikalangan masyarakat pun Ramah semakin baik keberadaannya. Walupun beliau menjabat selama 2 periode.
Tahun 2007-2009, Ramah dipiloti oleh Fauzan Kurniadi semakin membuktikan bahwa Remaja masjid al-anhar semakin solid dan dapat mencetak genersai yang handal. Dapat dibuktikan pada saat remaja masjid al anhar mengikuti pawai remaja masid se-kota Yogyakarta mampu memenangkan da membawa pulang 1 unit computer.
Pada tahun 2009-2011, dibawah kepimpinan Febri Rhojulan keberadaan Ramah semakin dikenal dikalangan masyarakat dan mampu mencetak kader-kader remaja yang lebih solid.
Pada Tahun 2011-sekarang, dibawah kepemimpinan Safri Adi Pribadi keberadaan Ramah menjadi lebih dinamis dan semoga tetap kompak.
Dengan kemajuan kita belajar mempunyai kemampuan, mempunyai bakat dan belajar mengembangkan jati diri yang kita miliki.orang yang sering takut akan mamulai sesuatu hal tapi sebenarnya kalu sudah terjun ke dalamnya, insya allah semuanya akan berjalan dengan sempurna. Akan bagus sekali kalu dia jatuh kemudian bangkit kembali, di masa dating tidak akan jatuh di tempat yang sama.
Belajar … belajar … dan terus belajar, itulah kunci yang tepat ontuk Remaja masjid al anhar… pacaran NO…. Ibadah YES…..
Organisasi adalah tempat untuk belajar.. belajar untuk mengenal diri sendiri maupun orang lain.. belajar tentang sebuah kesalahan dan kelak dihindari.. belajar bekerja sama dengan orang  lain hingga membuahkan prestasi yang terbaik…. Belajr untuk menjadi sosok yang dewasa dan tidak arogan hingga akhirnya menjadi arif dalam segala hal…..
RAMAH…………………. Siapa takut menjadi sosok pemimpin…..  
RAMAH 201-1013 MENUNGGU KIPRAHMU….. SIAPA LAGI KALAU BUKAN KITA…..
TETAP SEMANGAT…… JANGAN TAKUT AKAN SESUATU… COBA, COBA, DAN TERUS COBA HINGGA AKHIRNYA SESUATU TERSEBUT DAPAT TERSELESAIKAN…

REMAJA MASJID………………………………… BANGKIT
REMAJA MASJID…………………………………. MAJU
REMAJA MASJID…………………………………. JAYA
REMAJA MASJID  BANGKIT…… MAJU…….. ....JAYA
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar